Awladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
https://mail.ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/awladuna
<p><strong>Awladuna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islam (Print ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230401091482906">2987-0437</a> dan E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230326121427528">2987-0445</a>) </strong></p> <p>is a peer-reviewed journal with blind review that focuses on issues of Islamic early childhood education and early childhood education. Issues accepted in this journal include: early childhood growth and development; environment and curriculum of Islamic early childhood education or PAUD; assessment in early childhood education; health, safety and nutrition that support early childhood; professionalism and leadership in early childhood education; administration and management in early childhood education; relationships and society in early childhood education. Published twice a year every April and October Awladuna Journal is published by Universitas Darunnajah.</p> <div id="content"> <div id="journalDescription"> <p align="justify"><strong>Awladuna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islam </strong>is an open access journal and free access (and free Registration). The authors can register online on website and not charge any fee from registration process. The authors form university or researched can cite reference from this journal and giving benefits from organization itself. </p> <p align="justify"><strong>Awladuna: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Islam </strong>is published by Universitas Darunnajah. This journal provides an opportunity to share detailed insights from academics and practitioner associated with early childhood, stimulation, or family education issues ect. <strong><a href="https://drive.google.com/file/d/1-rxYE7aa4rZwbuvJqyme80LFf5khpkIf/view">Terakreditasi Sinta 5</a>.</strong></p> </div> </div>Universitas Darunnajahen-USAwladuna: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini2987-0437IMPROVING COOPERATION SKILLS THROUGH THE TRADITIONAL GAME OF GOBAK SODOR FOR CHILDREN AGED 5-6 YEARS AT NURUL IMAN MERUYA ISLAMIC KINDERGARTEN IN SOUTH WEST JAKARTA
https://mail.ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/awladuna/article/view/455
<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kerjasama anak usia dini melalui penerapan permainan tradisional Gobak Sodor di TK Islam Nurul Iman, Meruya Selatan, Jakarta Barat. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral dari Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari 20 anak kelompok B usia 5–6 tahun. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif menggunakan indikator kemampuan kerjasama, dokumentasi, dan catatan lapangan, serta dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan kerjasama anak dari pra-siklus sebesar 35%, menjadi 63% pada siklus I, dan meningkat lagi menjadi 91 % pada siklus II. Indikator kerjasama yang mengalami peningkatan meliputi kemampuan berbagi, bergiliran, membantu teman, mematuhi aturan, dan berkomunikasi dalam kelompok. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan Gobak Sodor efektif sebagai media pembelajaran sosial yang menyenangkan dan berbasis budaya lokal. Implikasi dari penelitian ini menekankan pentingnya integrasi permainan tradisional dalam pembelajaran anak usia dini untuk menumbuhkan sikap kooperatif, empati, dan komunikasi sosial. Guru disarankan untuk aktif membimbing dan merefleksikan proses bermain guna mengoptimalkan perkembangan sosial anak.</p>Shania KameliaSri NurlailyHapsa Kamarudin
##submission.copyrightStatement##
2025-10-312025-10-3130228129410.61159/awladuna.v3i02.455THE EFFECTIVENESS OF SINGING METHODS IN THE DEVELOPMENT OF SPEAKING SKILLS
https://mail.ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/awladuna/article/view/308
<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan berbicara anak kelompok A usia 4-5 tahun dengan metode bernyanyi di TK Aisyiyah Bustanul Atfal 3 Kabupaten Sintang. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen dengan bentuk penelitian kuantitatif. Sumber data penelitian ini adalah tes, observasi, dan dokumen. Variabel penelitian ini adalah Variabel Kemampun Bicara (X) dan Variabel Bernyanyi (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penilaian <em>treatment</em> selama tiga kali pertemuan, bahwa pada hasil postes indikator anak dapat mengulang kalimat 4-5 kata terdapat tiga anak yang Berkembang Sangat Baik, pada Indikator kedua menceritakan kembali kalimat pada lagu yang dinyanyikan dan diperdengarkan terdapat enam anak yang Berkembang Sangat Baik, pada indikator anak dapat menjawab pertanyaan dengan kompleks terdapat lima anak yang berkembang sangat baik. Hasil perolehan nilai t hitung sebesar -9,221 dengan nilai p<em>-value</em> sebesar 0,001 yang kurang dari alfa sebesar 0,05 maka keputusan yang dapat diambil adalah tolak H<sub>o</sub> dan terima H<sub>a</sub>, artinya terdapat efektivitas dari penggunaan metode bernyanyi terhadap kemampuan berbicara anak.</p> <p> </p> <p><strong>Keywords : Efektivitas, Metode Bernyanyi, Berbicara Anak</strong></p>Resti MarselaYuniarti
##submission.copyrightStatement##
2025-10-312025-10-3130229530810.61159/awladuna.v3i02.308IMPROVING FINE MOTOR SKILLS OF 4–5 YEAR OLD CHILDREN THROUGH BOTTLE CAP MEDIA
https://mail.ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/awladuna/article/view/665
<p style="text-align: justify; text-indent: 36.0pt;">Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 4–5 tahun melalui penggunaan media tutup botol di PAUD Az-Zahra Rengas Kota Tangerang Selatan. Latar belakang penelitian didasarkan pada pentingnya stimulasi perkembangan motorik halus pada anak usia dini yang berada pada masa golden age, di mana koordinasi jari, pergelangan tangan, serta keterampilan manipulatif sangat diperlukan untuk menunjang kesiapan belajar di jenjang berikutnya. Metode penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 17 anak, terdiri dari 8 anak laki-laki dan 9 anak perempuan. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan, kemudian dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif untuk melihat perkembangan kemampuan motorik halus anak. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan setelah penerapan media tutup botol, di mana pada pra siklus rata-rata ketuntasan hanya 45,9%, meningkat menjadi 70,8% pada siklus I, dan mencapai 99,9% pada siklus II, yang melebihi indikator keberhasilan sebesar 80%. Peningkatan tersebut terlihat dari kemampuan anak dalam mengelompokkan, menyusun, serta memanipulasi tutup botol dengan baik sehingga keterampilan motorik halus mereka berkembang secara optimal. Dengan demikian, penggunaan media tutup botol terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Penelitian ini memberikan implikasi penting bahwa guru dapat memanfaatkan media sederhana, murah, namun kreatif seperti tutup botol untuk menciptakan pembelajaran yang menarik, bermakna, dan mendukung tumbuh kembang anak secara menyeluruh.</p>SukarniPipit Nuri MulyaningtiasNoor Ishma
##submission.copyrightStatement##
2026-01-312026-01-3130230932010.61159/awladuna.v3i02.665‘Pemimpin Itu Jagoan’: Memahami Definisi Pemimpin Perspektif Anak Usia Dini
https://mail.ejournal.darunnajah.ac.id/index.php/awladuna/article/view/763
<p><span lang="IN">Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan bahwa anak usia dini memiliki perspektif terkait dengan pemimpin, yang dimaknai secara berbeda tergantung pada perspektif anak. Metode dalam penelitian ini yaitu ethnografi terfokus yang dilakukan selama kurang lebih 2 bulan. Subjek penelitian yaitu seluruh siswa kelompok A dan B TK Candra-Bandung. Teknik pengumpulan data dengan cara observasi dan wawancara semi formal kepada anak. Sedangkan teknik analisis data menggunakan pendekatan grounded theory. Penelitian menggambarkan bahwa anak usia dini telah memiliki sudut pandang tersendiri mengenai pemimpin, tetapi anak-anak tidak mendefinisikan secara tersegregasi bahwa pemimpin itu laki-laki atau perempuan. Anak-anak mendefinisikan pemimpin dalam kata sifat seperti “Jagoan”.</span></p>Fitria Ulfah
##submission.copyrightStatement##
2026-01-312026-01-31302321332