Manajemen Gerakan Infaq Beras Sebagai Filantropi Pendidikan Islam Untuk Mendukung Keberlanjutan Pesantren Rintisan Di Kota Bogor
DOI:
https://doi.org/10.61159/vfsb8m88Keywords:
Filantropi, Beras, Pendidikan, Pesantren, KeberlanjutanAbstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen gerakan infaq beras sebagai bentuk filantropi pendidikan Islam dalam mendukung keberlanjutan pesantren rintisan di Kota Bogor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus pada Yayasan Takrimul Qur’an sebagai lembaga penginisiasi program. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gerakan infaq beras lahir sebagai respons terhadap kebutuhan dasar pesantren, khususnya pemenuhan pangan santri dan stabilitas operasional lembaga pendidikan Islam. Program ini berkembang dari filantropi tradisional menuju model pengelolaan yang lebih partisipatif, terstruktur, dan berkelanjutan melalui keterlibatan masyarakat, relawan, dan lembaga mitra. Gerakan infaq beras tidak hanya berfungsi sebagai bantuan konsumtif, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan pendidikan yang memperkuat ketahanan sosial pesantren rintisan. Selain menjaga keberlangsungan proses pendidikan, program ini juga memperkuat nilai ta’awun, ukhuwah Islamiyah, dan solidaritas sosial dalam masyarakat. Dengan demikian, gerakan infaq beras dapat diposisikan sebagai model filantropi pendidikan Islam berbasis komunitas yang relevan dalam mendukung keberlanjutan pendidikan pesantren di era kontemporer.
References
Abdullah, A., & Muawaroh, L. M. (2024). Transformasi Peran Pesantren Sebagai Agen Sosial-Religius: Pertautan Tradisi dan Modernitas dalam Pemberdayaan Masyarakat di Madura. EL-BANAT: Jurnal Pemikiran Dan Pendidikan Islam. https://doi.org/10.54180/elbanat.2024.14.1.149-167
Aripin, J., & Nugraha, M. S. (2025). Manajemen Keuangan Berkelanjutan di Pondok Pesantren: Pendekatan Kewirausahaan dan Tantangannya. Epistemic: Jurnal Ilmiah …. https://journal.pegiatliterasi.or.id/index.php/epistemic/article/view/223
Arrazaq, Z. (2023). Filantropi Pendidikan Islam Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Era Transformasi Digital di Indonesia. Nusantara: Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(3), 505–522. https://doi.org/10.14421/njpi.2023.v3i3-9
Ch, M. (2012). PesantRen Rakyat: Perhelatan tradisi kolaboratif kaum abangan dengan kaum santri Pinggiran di desa sumberpucung kabupaten Malang Jawa timur. El Harakah, 14. https://doi.org/10.18860/el.v0i0.2194
Creswell, J. W. (2018). Research Design: Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan Mixed Methode. Pearson.
Furqan, M. (2019). SURAU DAN PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA PENGEMBANG MASYARAKAT ISLAM DI INDONESIA (KAJIAN PERSPEKTIF HISTORIS). JURNAL AL-IJTIMAIYYAH. https://doi.org/10.22373/al-ijtimaiyyah.v5i1.5132
Gunawan, A., & Amaly, A. M. (2022). EKSISTENSI PESANTREN DALAM PERSFEKTIF PENGEMBANGAN PENDIDIKAN ISLAM DAN PENDIDIKAN NASIONAL DI INDONESIA. Jurnal Al Burhan. https://doi.org/10.58988/jab.v1i2.44
Hidayat, T., Rizal, A., & Fahrudin, F. (2018). Peran Pondok Pesantren Sebagai Lembaga Pendidikan Islam di Indonesia. Ta’dib: Jurnal Pendidikan Islam. https://doi.org/10.29313/tjpi.v7i2.4117
Inayati, I., Khoiriyah, K., & Wahid, A. (2024). Islamic Education Philanthropy: Ideology and Mission of Pesantren. Syaikhuna: Jurnal Pendidikan Dan Pranata Islam. https://doi.org/10.62730/syaikhuna.v15i01.7376
Kamal, T., Hakim, R., Hanafi, A., Zulhadi, Yuldafriyenti, Kamal, H., & Hanafi, Z. (2025). Keberadaan Pendidikan Pondok Pesantren dalam Perkembangan Spritual dan Kultural Masyarakat. Al-Mau’izhoh. https://doi.org/10.31949/am.v6i2.10582
Khanifa, N. K. (2018). Penguatan Peran Ziswaf dalam Menyongsong Era SDGs: Kajian Filantropi BMT Tamzis Wonosobo. Cakrawala: Jurnal Studi Islam. https://doi.org/10.31603/cakrawala.v13i2.2329
Latief, H. (2013). Filantropi dan Pendidikan Islam di Indonesia. Jurnal Pendidikan Islam, 28(1), 123–139.
Liza, F., Luhuringbudi, T., Ali, A. H., Alrumayh, S. H., & Luhur, M. B. (2026). Reimagining Islamic Family Law through Climate Change: The Role of Sharia in Sustainable Household Ethics. Islamic Law and Social Issues in Society, 2(1), 79-108.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1992). Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Munadi, M., & Umar, H. A. (2022). Manajemen Madrasah: teori, riset dan praktik. books.google.com. https://books.google.com/books?hl=en&lr=&id=f256EAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PP1&dq=manajemen+manajemen+pesantren+filantropi+masyarakat+perkotaan&ots=ZH55p504ov&sig=nxojlS17vA08Gib9E9BY9zZHepk
Mulazid, A. S., Arief, Z., Kurniawan, M. I., Akbar, R. N., & Luhungbudi, T. (2026). Transformational Leadership and Governance Reform in a Pesantren ZISWAF Institution. Leadership in Muslim Societies, 1(1), 35-54.
Ningsih, I. W., Basri, H., & Suhartini, A. (2023). HISTORY AND DEVELOPMENT OF PESANTREN IN INDONESIA. JURNAL EDUSCIENCE, 10(1), 340–356. https://doi.org/10.36987/jes.v10i1.3392
Sadali, S. (2020). EKSISTENSI PESANTREN SEBAGAI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM. Atta’dib Jurnal Pendidikan Agama Islam. https://doi.org/10.30863/attadib.v1i2.964
Sahabi, A., & Ajuna, L. H. (2022). Transformasi Filantropi Islam Sebagai Model Pemberdayaan Zakat, Infak, Sedekah, Dan Wakaf (ZISWAF). ASY SYAR’IYYAH: JURNAL ILMU SYARI’AH DAN PERBANKAN ISLAM. https://doi.org/10.32923/asy.v7i2.2770
Safitri, N. M., Hijazy, R. W., Mihrain, S. A., Septiadi, M. A., & Hadziq, M. F. (2026). Public Policy, Educational Quality, and Digital Culture: A Mixed-Methods Analysis of Indonesia’s Intellectual and Technological Gap. Tunjuk Ajar: Journal of Education and Culture, 2(1), 76-92.
Sufirmansyah, S., & Badriyah, L. (2020). Telaah Kritis Eksistensi Pesantren sebagai Refleksi Pendidikan Islam Holistik dalam Membentuk Generasi Muslim Berkarakter. JoIEM (Journal of Islamic Education Management). https://doi.org/10.30762/joiem.v1i1.1998
Sugiyono. (2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung : Alfabeta.
Syafe’i, I. (2017). PONDOK PESANTREN: Lembaga Pendidikan Pembentukan Karakter. 8, 61–82. https://doi.org/10.24042/atjpi.v8i1.2097
Tawakkal, M. G., & Kurniawan, M. I. (2026). Cash Waqf Linked Sukuk and Economic Empowerment: A Grounded Theory from Indonesia. Ethiconomics: Journal of Islamic Banking and Finance, 1(01), 1-20.
Tohir, M. I., Hanif, H. A., Kurniawan, M. I., & Firmansyah, A. A. (2026). Beyond formal validity: Substantive consent and the annulment of coerced marriage in the Indonesian Religious Courts. PFL: Plural Family Law Review, 1(1), 1-20.
Tho’in, M. (2017). Pembiayaan Pendidikan Melalui Sektor Zakat. Jurnal Al-Amwal, 9(2).
Yayasan Takrimul Qur’an. (n.d.). Web.Yayasan Takrimul Qur’an. https:TakrimulQur’an/I6qgXly46UBg03mJ
Zarkasyi, H. F. (2015). SISTIM PENDIDIKAN DAN PENGKAJIAN ISLAM DI PESANTREN DALAM KONTEK DINAMIKA STUDI ISLAM INTERNASIONAL. Edukasi, 13. https://doi.org/10.32729/edukasi.v13i3.245
Zh, M. H. R., Sari, C. M., Thaariq, Z. Z. A., Sumalee, I., & Kamilah, A. N. (2026). Enhancing conceptual understanding in Islamic education through a hypercontent digital flipbook in blended learning: Evidence from Indonesian madrasah. Educational Technology in Developing Countries, 1(1), 1-22.
11.gif)










